Rabu, 16 Oktober 2019
Diduga Korban Pembunuhan,Kristina Gultom Ditemukan Dengan Kondisi Mengenaskan
Senin, 05 Agustus 2019 20:10 WIB
Diduga Korban Pembunuhan,Kristina Gultom Ditemukan Dengan Kondisi Mengenaskan

Tarutung Taput-tapanulibersuara.com

Desa Hutapea Banuarea tepatnya dusun Hutapangguan Kecamatan Tarutung Tapanuli Utara digegerkan atas penemuan sosok mayat perempuan.

Sosok mayat yang diduga korban pembunuhan, ditemukan dilokasi perkebunan warga, Senin (5/8) 2019.

Identitasnya diketahui Kristina Gultom pelajar kelas XII SMK Karya Tarutung ditemukan posisi telungkup di semak-semak dengan kondisi diduga habis diperkosa.

Dari keterangan orang tua korban Sardin Gultom yang terpukul melihat mayat putri sulungnya dari buah pernikahannya dengan Retna Simatupang mengatakan korban tidak pulang semalam.

" Semalam Dia keluar bersama teman-temannya, namun hingga larut malam belum juga pulang. Dan Saya berpikir mungkin bermalam di rumah temannya, karena HPnya tidak aktif,"  ujarnya.

Ketika pagi hari, Sardin bersama teman sekampungnya di Huta Pangguan mencoba mencari tahu keberadaan korban, ternyata sudah jadi mayat.

Ibu korban Retna Simatupang menjerit histeris saat Polisi mengevakuasi mayat putrinya dalam sebuah kantong mayat dan dibawa ke RSU untuk diotopsi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, mayat ditemukan sekitar pukul 8.30 Wib, dan saat itu juga Polisi mengamankan sosok pria yang dicurigai untuk dimintai keterangan.

Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu. Sutomo Simaremare mengatakan benar pihaknya sedang melakukan penyelidikan penemuan mayat.

" Benar, mayat itu dibenarkan orang tuanya bernama Kristina Gultom pelajar SMK Karya Tarutung," katanya.

Kronologis kejadiannya urai Sutomo, pada hari Minggu, (4/8) 2019 sekira pukul 22.30 wib orang tua perempuan korban datang kerumah Saksi Sanggam Hutapea untuk memberitahukan bahwa putri korban yg bernama Kristina Gultom bahwa sampai jam 22.00 wib belum juga kembali kerumah korban. Lalu saksi Sanggam Hutapea mengatakan agar HPnya dihubungi dan ibu korban berkata telponnya tidak aktif.

Selanjutnya, Sanggam mengatakan ke ibu korban "besok pagi lah kita lihat inang". Dan ke esok paginya, saksi Sanggam dan ayah korban pergi bersama untuk mencari korban kearah sawah yg dicurigai oleh salah seorang warga dusun Bahal Nagodang desa Hutapea Banuarea bernama Darisson Media Hutapea.

Darisson curiga kepada RH karena saksi melihat bahwa kemarin  diarah sawah Dusun Sitolu tolu melihat RH (dicurigai pelaku) berboncengan dengan salah seorang perempuan berbaju merah disekitaran Dusun sitolu-tolu. 

Selanjutnya mereka memutuskan untuk melakukan penyisiran kearah Dusun Sitolu-tolu,  setelah beberapa menit melakukan penyisiran Sanggam Hutapea langsung melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan dengan dalam posisi telungkup dibawah pohon bambu dan salak sekira pukul 8.30 Wib.

Saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus penemuan mayat diduga korban pembunuhan tersebut. 

Penyidik merencanakan membawa mayat warga Dusun Hutapangguan Desa Hutapea Banuarea Tarutung tersebut ke Siantar untuk diotopsi untuk memastikan penyebab kematiannyam

" Akan dibawa ke Siantar, agar penyebab kematiannya bisa dipastikan," ungkapnya.

Usai nantinya ditangani tim ahli Forensik, penyidik baru bisa menentukan kepastian penyebab kematian korban.

" Kita belum tahu kapan hasilnya namun Penyidik berharap secepatnya," katanya.

Penulis : Gompang Gultom
Editor : Admin
Sumber : Alfonso Situmorang
Kategori : Hukum, Nasional, Peristiwa, Lingkungan, Sumatera Utara, Tapanuli Utara
Berita Lainnya
Minggu, 22 September 2019 01:09 WIB
Aksi World Cleanup Day SMAN 1 Pangaribuan 2019
Rabu, 22 Februari 2017 10:56 WIB
Ketua DPR RI Apresiasi Aksi Damai 212
0 Komentar
Terpopuler
Video
Indeks Berita
www www