Sabtu, 07 Desember 2019
Cerita Cinta, "Ibu Guruku Cinta Pertamaku".
Senin, 10 Juni 2019 21:22 WIB
Cerita Cinta, Ibu Guruku Cinta Pertamaku.

Cinta Pertamaku Adalah Ibu Guruku

Ntah...kenapa hari ini aku ingat ibu guruku br pasaribu,namanya kuingat E Roshelen Pasaribu S.Pd,huruf E didepan itu sampai sekarang aku tidak tau,apakah itu Ester,Esri,Ember,Emmy ataupun Engkol,pokoke aku nga tau.Guruku roshelen adalah lulusan IKIP Jakarta yang sekarang UNJ (Universitas Negeri Jakarta),dari situlah gelar S.Pd didapatnya.Di sekolahku Perguruan Nasional Gultom Medan,ibu Roshelen mengajar 3 bidang study,sejarah,kesenian dan akuntansi,karena guru disekolah pada saat itu hanya 6 orang.Perlu kawan ketahui kenapa aku sekolah di medan,sebelumnya aku sekolah di sman 1 pangaribuan,tapi karena ikutan bandal alias loak loakon bangku sekolah kutinggalkan,karena pada saat itu ada kata kata orang malas “Sian Hudon Do Ro Indahan” (dari periuk asal nasi),bukan dari sekolah. Penyesalan memang datangnya selalu terlambat,setelah menyesal akhirnya saya meneruskan pendidikan ke kota medan,kalau melanjut di sman 1 pangaribuan kan pasti malu,masa adek kelas jadi satu letting,malu dong,jadinya saya sekolah di sma sw perguruan nasional gultom di daerah perjuangan kota medan.

Kembali kepada guruku yang cantik Roshelen,aku mengingatnya kembali ketika melewati jalan menuju Sipirok,melihat gambar baliho salah satu caleg perempuan terpampang di pinggir jalan tepatnya daerah simangimbar tapanuli selatan.Wajahnya sangat mirip dengan roshelen,wajah yang tidak asing bagiku,wajahnya yang cantik,putih,keibuan,seyumnya pokoknya seperti fotocopynya roshelen 100%. Sengaja aku menghentikan kendaran untuk mengabadikan dengan kameraku Nikon D3500R.
Ibu guruku Roshelen ini berasal dari Kecamatan Garoga,kecamatan yang berbatasan langsung dengan daerah kami pangaribuan,yang sekarang dipimpin paribanku Josua Situmeang sebagai camat.Aku tidak tau asal desanya di kec garoga,karena neneknya sudah merantau ke medan dan ayahnya merantau lagi ke pekanbaru provinsi riau,dia sudah lahir dan besar di pekanbaru,tapi kampung asal usul neneknya selalu di ingat garoga.
Yah…Guruku yang satu ini cantik,putih dan sintal.Sudah cantik, pintar dan cerdas pula. Lalu,ramah,murah senyum dan penuh perhatian.Disekolah,kami memanggilnya “BU ROS”. Dia datang ke sekolah tempatku belajar mengandarai sepeda motor bebek merek Honda blak astrea impresa tahun pembuatan 1996,yang saat itu motor idaman,tapi sekarang sudah sangat langka dicari,sama seperti mencari pencuri digereja,sangat langka bray….
Seperti sudah kukatakan,Ibu guruku Boru pasaribu itu cantik. Dan, juga sudah kukatakan, aku suka pada perempuan cantik. Karena dia cantik, aku pun jadi suka kalau dia masuk ke kelas kami untuk mengajar. Pelajaran yang disampaikannya selalu aku simak dan cermati dengan seksama sambil memandangi wajahnya yang ayu itu. Dan karena itu, tak heran kalau nilai pelajaran sejarah,akuntansi yang kuraih di Raport selalu lebih dari cukup,Hebatkan !!!. Hebat aku.Dan, guruku itu tentu lebih hebat lagi. Mana ada murid yang hebat kalau gurunya tidak hebat.
Hari demi hari ku lewati, aku telah sangat akrab dengannya,bahkan semakin lama aku merasa sayang sekali pada guruku Roshelen ini, aku tak peduli meskipun ia guruku sendiri, terkadang aku cemburu ketika melihat teman-teman bercanda dengannya, dan aku sangat yakin aku mencintainya. “cinta memang buta” gerutuku dalam hati sambil tertawa sendiri. Aku harus menyatakan perasaanku ini padanya aku tak bisa terus menerus menahan perasaanku.
Aku merasa, aku menjadi salah satu murid yang menjadi perhatian khusus Ibu Guru Boru Pasaribu. Tak pasti bagiku, apakah itu cuma semacam perasaanku saja.Dari kebiasaan sehari hari di sekolah,saya agak plus dari teman alain, Yang pasti, sesekali aku diminta Ibu Guru Boru pasaribu datang ke rumahnya di daerah patumbak dekat terminal amplas medan.
Perlu kawan ketahui,rumah yang ditempati guruku br pasaribu adalah rumah peninggalan almarhum neneknya di patumbak dekat terminal amplas,dua unit rumah berbentuk ruko 2 lantai,satu unit dikontrakkan dan satu lagi ditempati guruku sendirian.
Hari sabtu kalau saya tidak lupa bulan februari,tidak seperti biasa,bu guruku br pasaribu memintaku untuk belakangan pulang sekolah,setelah semua murid keluar dengan mantap ibu guru yang cantik ini menghampiriku.
“Gompang,sekarang kan malam minggu,apa kamu kerumah pacarmu?,kalau nga kerumah pacarmu,nanti sore kerumah ibu ya,kita referensi dulu pelajaran sejarah,soalnya kamu pernah satu tahun tidak sekolah,supaya kamu tidak ketinggalan dari teman temanmu,kan dua bulan lagi ujian ebtanas (UN jaman sekarang)”.
“Nga ada bu,mana ada perempuan mau samaku,apalagi kalau cantiknya seperti bu,dengan senang hati bu aku pasti datang”,jawabku dengan sedikit berani.
“Apa ibu memang cantik ya”,katanya sedikit bangga dan senyum syantiknya.
“Iya bu”,kataku lagi dengan mata memperhatikan tubuhnya.
Jam 3 sore aku sudah berangkat menuju rumah guruku yang cantik roshelen br pasaribu,hatiku tentunya berbunga bunga,kan kerumah guru cantik lho kawan…heheheee….taotton be disi akka dongan.
Setibanya di rumah guruku,dari bawah aku mengetuk,
“Bu…aku datang”,kataku dari bawah sedikit keras agar didengar.
‘’Siapa”,sahutnya dari atas.
“Gompang bu”,kataku
‘’Masuk saja,tidak dikunci,langsung ke atas ya,lantai dua”.sahutnya lagi.
Sampai di lantai atas,saya tercengang,rupanya guruku baru selesai mandi,handuk masih di kepala mengeringkan rambut dan lilitan piyama kimono tipis membalut tubuhnya.
“Duduk di teras saja,biar kubuatkan teh untukmu”,katanya seperti nada perintah,aku menurut saja seperti kerbau yang dicicuk hidungnya.Sebelum membahas tentang pelajaran ekstra yang gratis ini,guruku menghidupkan music lagu lagu Nike Ardilla,lagu yang hits saat itu.di lantai atas teras rumahnya lagu-lagu cinta Nike Ardilla yang penuh rayu dan sendu sayup sayup terdengar . Angin berhembus pelan dan kadang nakal menyibakkan piyama kimono yang hanya di ikat ditengah. Mataku dengan sigap dan liar memandangi piyama yang tersingkap. Darah mudaku segera bergetar. Dadaku pun berdebar. Semangat dan nyaliku berkobar.
Menutupi kegugupanku,buku buku paket sejarah yang sengaja saya bawa dari rumah pura pura kubaca,ibu guruku seketika kedapur mengabil teh yang sudah mendidih.Dalam hatiku dia guruku. Sejak kecil aku diajarkan untuk menghormati guru serta menyangi teman, agar aku disebut anak budiman. Maka, demi dan atas nama menghormati guru serta menyayangi teman itulah aku tetap saja berlakon sopan. Tapi murid yang sopan dan murid budiman itu seketika sirna,gimana tidak sirna,saat guruku membawa minuman teh,menghadap didepanku saat meletakkan gelas teh dimeja,otomatis menunduk,baju piyama kimono bagian atas sangat terbuka lebar hingga belahan payudaranya yang kenyal dan putih terlihat jelas dihadapanku.Kejadian ini lumayan lama,karena sambil menunduk,guruku konsen mengayuh sendok melarutkan gula digelas.Momen ini tentu tidak kusia siakan,mataku dengan nakal terus memandangi belahan payudaranya yang putih dan montok.
Kawan kawanku pembaca,aku harus katakan bahwa aku adalah salah satu satwa yang suka melihat wanita cantik apalgi memiliki payudara yang putih dan kenyal.Saat mataku dipergokinya memeloti payudaranya yang terbuka tadi, aku segera melempar bola mataku ke buku bacaan yang ada di tanganku,seperti pura pura serius,hehehee……biasalah mengalihkan pangalaho naso ture.
Yang membuat saya jadi baper,saat guruku memergoki mata nakalku,dia hanya senyum….agoh…pertanda apa ini dalam hatiku,yang membuat jantungku berdegup tidak teratur. Untuk mencairkan suasana dan menutupi kesalahanku,seperti tujuan semula referensi pendidikan sejarah,saya coba bertanya.
“Bu,pada saat perang dunia kedua,siapa paling dominan memenangkan perang dunia kedua,apakah Amerika atau Rusia,sebab setelah keterlibatan amerikalah pada perang dunia kedua,Front timur dibawah bendera nazi semuanya hancur dan menyerah tanpa syarat kepada front barat. Tapi bu,militer Rusialah yang pertama masuk ke kota berlin dan membunuh hitler,siapa sih bu yang dominan?,” kataku seperti serius bertanya.
Guruku yang cantik inipun menjelaskan,dengan sedikit senyum diawal awal karena memergokiku berbuat nakal,guruku mencertakan dari awal penyebab hingga akhir perang dunia kedua.Tapi ada yang mengganjal dalam hatiku,guruku sedikit nakal ketika menceritakan,pemerkosaan militer jepang dan pemerkoasaan tentara rusia terhadap wanita jerman pasca keruntuhan nazi hitler.Dia mengatakan,saat penguasaan daerah jerman oleh militer rusia,ada kata perempuan disana, “Lebih baik tentara rusia diatas perut,adaripada tentara amerika diatas kepala”.
“Maksudnya apa bu”,kataku ingin penjelasan lebih dalam.
“Maksudnya diatas perut,lebih baik wanita di jerman saat itu di perkosa oleh tentara rusia,daripada tentara amerika diatas kepala.Diatas kepala kan maksudnya pesawat pesawat tempur amerika terus menjatuhkan bom diatas langit kota kota dijerman,yang meluluhlantakkan kota dan menewaskan manusia disana”,.Terangnya sedikit senyum.
“Kan kalau diatas perut,enak dan tidak mati,sudah enak ditiduri,tidak mati lagi kan”,tambahnya lagi dengan sedikit nakal.
“Enak ya bu” kataku sedikit berani.
“Husttt…pantang,akukan gurumu gompang”,katanya agak sedikit tegas.Guruku yang cantik ini terus memberikan pelajaran dan gambaran gambaran tentang bagaimana nanti soal soal di Ujian EBTANAS.
“Ibu cantik. Cantik sekali. Aku suka pada Ibu. Dan aku ingin mencium Ibu,Aku ingin meraba payudaramu bu”, kataku.Tapi tentu saja kalimat itu cuma kuucapkan dalam hatiku saja. Mana berani aku mengeluarkan suaraku dengan kalimat itu melalui mulutku. Dia kan guruku. Artinya, aku muridnya. Waktu itu, ada jarak yang lebar dan panjang antara seorang murid dengan gurunya. Tidak seperti masa sekarang. Seseorang murid meski suka pada gurunya, pasti cuma mampu diam dan diam. Cuma mengagumi gurunya dalam hati doang,…tersiksama daba kawan.
Jam 10 malam,masalah pelajaran kami akhiri,sebelum pulang saya diajak makan malam dirumahnya,selesai makan guruku belum mengijinkanku pulang.
‘’Habis makan,jangan pulang dulu ya,sekarang kan malam minggu,besok libur,kita lanjut cerita cerita dulu ya”,ucapnya bernada perintah juga saat kami makan.
“Iya bu,saya senang bu,apalagi menemani ibu guruku yang cantik”,kataku yang mulai berani,,,,,nyaliku sudah mulai jago kawan malam itu,guruku br pasaribu hanya senyum simpul.merespon jawabku.
Mendekati subuh,saya dan guruku roshelen pasaribu masih bercerita tentang suka duka yang ada. Tentang kerasnya kehidupan,tentang nasib guru,tentang gaji guru, tentang kebaikan,tentang prestasi bahkan cerita tentang seks.Waktunya sepertinya tidak terasa,padahal waktu sudah menunjukkan jam 3.00 subuh.Orang orang disekitar sudah pulas diperaduannya masing-masing. Udara malam mulai dingin sekali,dinginya sudah menusuk tulang sendiku.
“Bu,ijin pulang dulu bu,ini sudah jam 3 subuh bu,saya tadi tidak permisi ke bos ku untuk bermalam” kataku dengan sopan.
“Kamu nga usah pulang,kamu tidur disini saja,lagi pula ada satu kamar lagi kosong”,katanya mantap.
“OK deh bu guru”,kataku sedikit ngantuk dan kedinginan.
Ketika rencanaku mau masuk kamar dimaksud,rupanya kamar yang kosong tempat barang bekas dan kotor,akhirnya guruku mengajaknya ke kamarnya.Didalam kamarnya kamipun akhirnya saling tatap menatap dan akhirnya pula ibu guruku mencium bibirku,,,,,akupun membalas ciuman itu dengan mesra...aku sepertinya tidak percaya semua yang terjadi,aku lebih banyak diam dan guruku yang lebih agresif…maklum bray….masih perjaka tinting dan belum pernah melakukan hal yang demikian,selama ini hanya hayalan dan keinginan masa puber.
"Gompang.....kamu nakal!!!!!"
"bu roshelen juga nakal...."
"Gompang...kamu tahu ga,sebenernya......sejak kamu sekolah disana, entah kenapa rasa sayangku menjadi jadi sejak mengenalmu.malah rasa sayang itu semakin besar ma kamu...oh…muridku yang paling nakal ini."katanya dengan nafas tak beraturan.
"masa seh bu aku nakal.....tapi ibu suka kan????"
"mmmmmm...dasar muridku yang paling gila,itu ya cuman kamu."
"biarlah ...biar saja aku gila ...aku memang gila gara gara ibu...yang penting selamanya ibu mencintaiku sebagi murid nakal."
"loh kok gara gara ibu....????"
"ya ialah......."kataku.
“Tapi ingat,ini semua hanya kita berdua yang tau ya gompang”,katanya sedikit serius.
“Ok bu”kataku mantap.
lama sekali kami saling ciuman,ibu gurukupun pun makin terbuai...seakan telah terhipnotis.kini aku yang lebih aktif,tangan nakalku mulai berani bekerja…kerja…kerja… (hehehe seperti slogan pemerintah,ayo kerja..kerja..kerja..).Yang selama ini hanya diangan anganku,kini sudah bisa kulihat bahkan kujamah.Tangan kananku dengan beraninya memegang payudaranya dan tangan kiriku berusaha menyusup kebawah….ibu guruku lebih bayak merintih kenikmatan dan membiarkan tanganku dengan bebasnya dan leluasa menggerayangi seluruh bagian tubuhnya,yang akhirnya pertandingan smack down tidak terelakkan bray,ntah sampai beberapa kali kami lakukan smack down,dan sorenya aku baru bisa pulang kerumah dengan membawa kehidupan surga yang luarbiasa nikmatnya walau badanku lemas karena kehabisan energi…..hmmmm sonang nai anakmon inong.
Setelah kejadian itu,disekolah ibu guruku yang cantik ini lebih sinis sedikit terhadapku apalagi kalau dilihat teman sekelasku.Sikap sinis ibu guruku yang cantik ini,ternyata adalah cara menutupi hubungan special kami di sekolah,itu kuketahui setelah minggu berikutnya aku diajak kerumahnya.Hubungan kami terus berlanjut,bahkan siang hari sepulang sekolah aku diajaknya kerumahnya,bosan gitu gituan dirumah,kami jalan jalan disekitar kota medan,hubungan kami sudah sangat dekat sekali,kami sudah saling mencintai dan tidak mau berpisah hingga aku menamatkan pendidikan di sekolah tersebut.
Setelah Ebtanas selesai dan saya lulus,di liburan panjang,ibu guruku mengajakku ke rumah orangtuanya di pekan baru.Kami berdua naik bis malam makmur dari medan ke pekanbaru,selama diperjalanan kami duduk berdua layaknya suami istri,tanganya masuk ke celanaku,dan tanganku masuk celananya.Sesekali diperjalanan,kami berulah seperti orang gila,kalau saya tertidur,tanganya menarik bulu kemaluanku ,
"Duh...sakit sayang....". 
Sayapun juga melakukan hal yang sama,dia meringis kesakitan manja nakal.
"Auh....sakit tau..."
"Punyamu bau sayang,,,bau...." kataku nakal.
"Ih.....bau,tapi kamu suka kan,dasar murid nakal",katanya marah manja sambil mencubit pahaku.
Kami sama sama tertawa dan saling senyum nakal.Diperjalanan malam itu,kepalanya terus disandarkan ke dadaku,dan tanganku sesekali mengelus rambut panjangnya sebagai tanda cinta.Guruku roshelen pasaribu sejak itu, tidak memanggilku lagi dengan namaku,dia sudah panggil aku kata sayang atau bang,dan saya memanggilnya sayang….dia tidak mau aku panggil kata bu…hmmmm Ah…yamang sonang nai tahe tikki i.
Jam 10 pagi,kami tiba dipekan baru,dirumah orang tuanya yang lumayan besar,selama itu kami nga bisa tidur bersama dimalam hari,tentu membuat kami berdua tersiksa.Roshelen mengatakan kepada orantuanya bahwa aku murid berprestasi,rencana masuk perguruan tinggi di UNRI,katanya mengelabui orangtuanya.Selama seminggu kami disana,untuk tidur bersama kami harus curi curi kesempatan di siang hari.Awal minggu kedua di kota pekanbaru,orangtua roshelen pasaribu mengatakan aku pulang dulu ke kampung,apakah diizinkan saya kuliah disana,memang nga siap ….orantuakukan hanya petani miskin di pangaribuan.kalau mengenai pekerjaan Roshelen guruku yang cantik itu sekaligus cinta matiku,kata orangtuanya akan tinggal dipekanbaru dan mengajar di sekolah swasta katolik disana serta tidak kembali lagi ke medan.
Itulah pertemuan saya terakhir dengan guruku yang yang cantik dan kucintai itu.Setelah beberapa tahun,aku mencoba menemui ibu guruku ini ke pekanbaru,karena kami lama kehilangan kontak,dimana surat yang saya kirim tidak pernah lagi dibalas.Disekolah dia kerja mengajar kuketahui dari temanya guru,bahwa guruku br roshelen pasaribu telah pindah dan sudah menikah.Hatiku seperti disambar petir disiang bolong,orang yang kucintai sepertinya lenyap dari bumi dan tidak ada alamat yang pasti,kemana aku akan mencarimu,sekalipun sudah nikah,aku ingin sekali melihat wajahnya yang sangat syantik itu.Roshelen seharusnya milikku seutuhnya….tapi kenapa…what happen…..
Sekarang,lewat media social sering saya mencari yang namanya roshelen pasaribu,ada banyak sih tapi wajahnya tidak orang yang kucari….alias ambalang.
Oh ibu guruku Roshelen br pasaribu,dimana dirimu,aku rindu kamu,aku rindu pelajaran sejarahmu,aku rindu senyummu,aku rindu…bu…aku ingin melihatmu walau sedetik bu,apakah kamu tidak merindukanku bu…entah dimana kau berada sekarang…..bu aku tak tau dimana rimbamu guruku sayang……oh tahe hassit nai di au inang anakmon.kwkwkwww….
The End.
Ok Teman….Ini hanyalah cerita fiksi,kalaupun ada kata kata yang kurang sopan,jorok dan menjurus ke pornoaksi,mohon maaf,itu hanyalah bumbu cerita agar lebih hot hot hotssss.Marga dan namanya adalah hanya cerita dan tidak ada memang oranya ya,kalaupun ada yang sama itu bukan maksud dari cerita ini…dan cerita ini bukan pengalaman pribadi.
Mohon komen yang sehat,Salam damai kawan.
Gompang Gultom
Sitonong toruan 17.00.09.06.2019.

Kategori : Gaya Hidup
Artikel Lainnya
0 Komentar
Terpopuler
Video
Indeks Berita
www www